Penyiar Acara CURHAT MALAM

“….Nggak selamanya kesedihan itu buruk buat kita. Karena terkadang, merasakan emosi sedih justru memberikan sesuatu yang lain pada fisik dan emosi kita. Percaya nggak percaya, selalu ada orang yang merasa lebih baik setelah melalui sebuah kesulitan…”

penyiarLalu suara kalem penyiar pria yang sarat dengan kalimat bijak nan membuai itu pun bertaut dengan sebuah lagu mellow dengan lirik yang ‘nyambung’ dengan topiknya malam itu. Hmmm….Sebetulnya malam itu saya sudah siap tidur nih. Ngantukkkkkk, banget. Mana lagu-lagunya aduhai lagi. Bikin saya berkali-kali ‘mengaduh’ pelan, gara-gara lagunya bikin saya ingin ikutan nyanyi, heuuu….^^

That’s the magic of a late night radio show announcer. Selalu ada daya pikat, entah itu penyiarnya lelaki atau perempuan. Sama-sama membuai. Apalagi kalau suaranya bikin betah. Setuju gak? Okelah, kalau ada satu-dua yang jatuhnya malah jadi berlebihan (baca : sok bijak), menggurui dan membuat pendengar malah jadi ilfeel. Makanya, penyiar acara curhat malam selalu berada di posisi yang istimewa.

Masalahnya adalah, makin kesini makin susah menemukan penyiar acara curhat malam yang enak didengar, nyambung sama lagunya, mixing-nya nggak ganggu, plus wise-nya dapet, nggak menggurui:) Jaman dulu banyak nama yang asik dan memorabel seperti Rudi Dahlan di Female Radio, yang kebetulan saya dapat link siarannya di sini : SIARAN RUDI DAHLAN FEMALE FM

Ada beberapa ‘curhatan’ dari saya buat Penyiar Malam yang kebagian jatah pegang acara curhat (dan mudah-mudahanbisa jadi catatan juga buat yang berniat menjadi Penyiar Malam) :

1. Speak normally, please….

Which means, nggak perlu banget suara si penyiar jadi sok muda atau sok tua. Sewajarnya aja lah. Normal seperti orang mengobrol biasa, tidak DIBUAT-BUAT (apalagi kayak orang kumur-kumur pake logat gaul…sorry, enggak banget!).Tapi kalau keukeuh pake style itu sih, biasanya pendengar nggak perlu tunggu lama untuk memindahkan channel radio!

2. Baca, baca, baca….

Nggak asik aja kalau ternyata kosakata kita saat siaran cuma itu-itu aja. Makanya, suka gatel pengen komen kalau si penyiar ngomongnya bolak-balik :p….Salah satu cara untuk menambah kosakata kita yaaa dengan MEMBACA, dong! Baca apapun yang baik, yang bisa memberikan manfaat. Nah, biasanya kalau acara malam memang berkaitan erat dengan masaah psikologi. Eh, bentar, bukan berarti saya sarankan untuk baca banyak-bayak buku psikologi, tapi perbanyak aja apa yang kita tahu dari berbagai cerita hidup dari buku, koran, majalah, artikel di internet, ngobrol sama sekian macam karakter orang, dll. Hal itu bukan cuma membantu kita saat sedang siaran,lho, tapi buat saya sih, sama dengan mengajarkan diri kita sendiri untuk nggak cuek terhadap orang lain dan lingkungan, juga memupuk rasa empati yang belakangan hari makin menipis.

3. Adil

Maksudnya, kalau sedang berinteraksi dengan pendengar (mau lewat media apapun), jangan beda-bedakan mereka, apalagi kalau pertimbangannya adalah karena si A sering kirim makanan favorit tiapkali siaran, atau si B rajin berinteraksi dengan kita. ADIL, jangan pilih kasih, kecuali  mau cari musuh,….hhhohohho….Saya kasih tahu ya, kadang, pendengar acara curhat,punya sensitifitas yang lebih tinggi dibanding pendengar di jam lain. Penyebabnya bisa jadi karena si pendengar itu (biasanya) sedang/sering galau, kesepian,kurang perhatian, dll. kalau pengen serba aman alias siaran tenang dan hubungan dengan semua orang lancar, yaaaa, bersikap adillah!

4. Play only good songs

Menjadi penyiar acara curhat malam sebenarnya nggak begitu repot saat kita harus milih lagu, terutama kalau MD yang bertugas membuat Log Lagu agak kekurangan materi. nah, tugas kita adalah membuat susunan lagu enak dinikmati tapi nggak meninabobokan Juga. Feel with your heart. Nggak cuma mendahulukan request lagu juga. Pokoke, di pas-pasiiinnn…..pas mau nyanyi bisaaaa, pas mau ke toilet juga bisa (durasi panjang) hahaha…

5.  TE-PE is a BIG NO!!!

Tau apa itu TE-PE? Te itu artinya kependekan dari TEBAR, Pe-nya adalah PESONA. Udah ngerti kan kemana maksudnya? Well, ok, wajar sih, sebenarnya kalau mau TP, tapi..aduh, plis, jangan deh ya…ngeselin banget dengernya…wajar aja lah yuk!

6. WISE as a FRIEND

Ya, enggak perlu jadi Psikolog kalau mau bijak mah. Malahan lebih banyak orang yang nggak mengenyam pendidikan sebagai Psikolog tuh, kalau mau jadi bijak. Seorang pendengar biasanya menginginkan seseorang untuk menjadi pendengar untuknya, menjadi seseorang yang bisa dijadikan tepat mencurahkan isi hati tanpa harus menyalahkan. kita hanya perlu menjadi TEMANnya. So, just be a good friend:)

Ada yang mau menambahkan ? Boleh banget, lho…no offense yaaa….ini pendapat pribadi  :) Buat yang baru pertama kali dapat tugas siaran curhat malam, selamat berjuang menaklukkan malam yaaaa^^

-W-

Advertisements

2 thoughts on “Penyiar Acara CURHAT MALAM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s