Hujan dan Payung Teduh

Aku ingin berjalan bersamamu

Dalam hujan dan malam gelap
Tapi aku tak bisa melihat matamu
 
Aku ingin berdua denganmu
Diantara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
Tapi aku hanya melihat keresahanmu
 
Aku menunggu dengan sabar
Diatas sini melayang-layang
Tergoyang angin , menantikan tubuh itu

(Payung Teduh – Resah)

Sahabat saya menertawakan saya ketika dia tahu lagu ini ada di daftar putar lagu di ponsel saya. “Ini lagu apaan, sih? bulukkkk….”

O tidakkk….sembarangan aja bilang ‘buluk’…bisa bikin ngamuk fans berat ini mah! tegaaaa….. :(

Pertama dengar lagu ini saya jatuh cinta berat pada Payung Teduh, lalu mendengar seisi albumnya ‘Dunia Batas’, dan mencari tahu lebih banyak tentang mereka.

Usia membuat selera musikmu jadi aneh begini...” komentar sahabat saya lagi. Haduh. Nggak, lah. Tidak ada hubungannya dengan usia. Saya masih suka dengar Van Halen atau Linkin Park, kok. dan itu nggak bikin saya jadi anti sama White Shoes And The Couples Company, Endah & Rhesa, Sore, Katjie & Piering, Saraswati, Efek Rumah Kaca atau Payung Teduh yang sekarang saya gandrungi.

Ada jazz, ada keroncongnya juga. Perpaduan yang unik. Menghanyutkan, melenakan…Suara Is – vokalis, saya akui, menggetarkan :) Saya suka suaramu, Is. Perempuan yang kau rayu pasti langsung jatuh hati kalau kau menyanyikan lagumu khusus untuknya, haha…

Petikan gitar dan perpaduan alat musik lainnya pun tak kalah menggoda angan terbang ke masa berkasih-kasihan (aih, bahasa guweeehh….) Comi -contrabass, Cito-drum, Ivan -Guitalele.

Menyelami lirik demi lirik yang ada di album ini pun membuat saya serasa punya kepribadian lain. Penuh cinta tapi tak tersampaikan, penuh harap tapi hanya dipendam, penuh warna tapi tertutup rapi dalam kotak…~~ Tuh, kan, saya pun ketularan berpuitis jadinya.

Aku menunggu dengan sabar

Di atas sini, melayang-layang …

Ah, sayang sekali, saya sudah lama tidak ‘kebagian’ interview musisi/band sebagai artis tamu. Pernah saya dengar satu-dua teman penyiar berkomentar tentang ‘jatah’ mereka saat harus kebagian melakukan interview dengan artis/musisi. Ada beberapa kawan yang mengeluh betapa membosankannya menanyakan hal yang itu-itu juga kepada si tamu, apalagi kalau tamunya artis baru. Duh, padahal saya senang-senang saja kalau ketemu yang begini mah. Justru ini kesempatan buat saya, bertemu berbagai macam orang, bermacam karakter, bermacam rupa. Belum lagi kesempatan untuk bertemu dengan artis kelas kaliber, baik yang sudah lewat masa keemasannya atapun yang sedang naik daun. Semua ada asik-nggak asiknya, sih…

Payung Teduh - Resah

Oya, sedikit saja summary tentang Payung Teduh yang saya dapat adalah bahwa musik mereka lahir dari seringnya nge-jam bareng, nongkrong bareng antara Is dan Comi, bahkan perform di berbagai event di akhir 2007. Barulah pada tahun 2008 Payung teduh mengajak Cito untuk bergabung bersama sebagai drummer lalu mengajak Ivan sebagai guitalele player pada tahun 2010.  Dan pada akhirnya Payung Teduh memutuskan untuk membuat album indie pertamanya yang dirilis di penghujung 2010. Bermusik bagi Payung Teduh—sepertinya, menurut saya ini mah—adalah seperti halnya me time bagi saya, waktu menyenangkan yang dinikmati, bukan untuk sekedar cari materi sebanyak mungkin,  seperti musisi lain yang menjalani hidup seperti halnya musisi yang saya tahu. Beberapa di antara mereka masih punya kesibukan lain, yaitu bekerja di bidang non-musik. Dan satu lagi, meski belum pernah bersalaman dengan seorang pun di antara mereka, dengan senang dan bangga hati saya nyatakan ikut merasa bahagia ketika majalah Rolling Stone menobatkan Payung Teduh sebagai Group Pendatang Baru Terbaik 2013.

Datang dari mimpi semalam
Bulan bundar bermandikan sejuta cahaya
Di langit yang merah
Ranum seperti anggur
Wajahmu membuai mimpiku
 
Sang pujaan tak juga datang
Angin berhembus bercabang
Rinduku berbuah lara

(Payung Teduh – Angin Pujaan Hujan)

Liriknya membuai saya. Musiknya berpadu dengan hujan gerimis yang belum berhenti turun sejak siang tadi. Beranjak malam, Payung Teduh menina-bobokan saya dengan ke-woles-annya yang syahdu…

-W-


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s