Kemala #4 : I Will Remember You – Sarah McLachlan

KemalaGroove Radio – 1998

Hari ini rasanya segala sesuatu berjalan sangat lambat. Bahkan untuk tiba di studio Groove sekali pun Kemala harus terlambat. Padahal jalanan sangat tidak macet seperti biasanya.

Kejadian kerusuhan di Jakarta membuat efeknya terasa sampai Bandung. Mencekam. Tapi semua keresahan itu dibuangnya jauh-jauh. Atas nama tugas, Kemala tidak mempedulikan saran Bapaknya untuk tidak siaran saja hari ini.

Inginnya sih, begitu. Namun rasa tanggung jawab itu sudah terpikul di pundaknya sejak tugas untuk siaran on air dibebankan padanya.

Agak tergesa Kemala menaruh tas cangklongnya di loker, kemudian setengah berlari ke ruang siaran. Setumpuk kaset sudah disiapkannya sejak kemarin untuk siarannya hari ini. Lima belas kaset lagu untuk satu jam dengan durasi antara empat sampai lima menit bertempo medium, sembilan kaset spot iklan untuk masing-masing tiga iklan di tiga slot di setiap menit ke lima belas, dan tiga koran edisi pagi ini. Satu koran nasional dan dua harian lokal. Sekilas diliriknya kepala berita yang dicetak tebal-tebal. Semuanya berkaitan dengan peristiwa kerusuhan semalam.

Dua jam yang panjang ini akan banyak bicara tentang ini rupanya.

“Kei,” kemala yang sedang konsentrasi memilih berita menurunkan koran yang menutupi wajahnya. Bang Mul, Programme Director Groove Radio muncul dari balik pintu. Mukanya sih masih tampilan bangun tidur, hihi.

“Ya, Bang?”

“Berita kerusuhan jangan banyak-banyak ya, takutnya kita malah bikin pendengar resah, Angkat dua sisi aja, sisi Jakarta sama Bandung. Bisa?”

“Siap, Bang.”

Ujung lagu “Pertama” dari Reza menerpa telinga Kemala yang langsung ditutupi headphone setelah Bang Mul berlalu. Ia bersiap menghantarkan berita hari ini.

***

Suasana Groove tak berkurang sepinya. Sampai siang tak ada lagi yang datang. Kemana orang-orang?

“Yang lain minta ijin tidak masuk hari ini. Dasar rajin kamu mah, Kei,” Bang Mul seolah bisa membaca pikirannya. berkali-kali dilihatnya Kemala mengalihkan pandangan dari koran yang dia baca hari ini di meja Front Front Office ke pintu masuk. Tak ada seorang pun selain dirinya dan Bang Mul sedari tadi.

“Kan yang rusuh Jakarta ya, Bang. kok yang repot disini sih,” keluh Kemala. Sudah sejak tadi koran pagi dibolak dibalik dicari beritanya. Sampai hapal rasanya ada berita apa saja di koran hari ini. Tapi yang ditunggu tak juga muncul. Jessie, sahabatnya sesama penyiar , tak ada jadwal siaran hari ini. Mungkin ada jadwal kuliah. Bagian Administrasi hanya ada satu orang yang mengurus ini itu di Groove sini, sekaligus asisten Bang Mul, yaitu Mbak Asti.

Satu yang ditunggu sejak tadi, belum muncul. Bang Alex. Baru satu bulan menjabat Music Director di Groove. Dan dengan senang hati Kemala  menyerap sebanyak mungkin pengetahuan tentang musik dari bang Alex dari setiap diskusi mereka.

“Bang Alex kemana ya, Bang Mul?” kalimat itu tercetus juga dari mulut Kemala. Hari sudah beranjak siang.

“Dia ijin, mudik ke Jakarta. Khawatir sama keluarga katanya.” Ah iya, Bang Alex dari Jakarta. Tapi entah juga Jakartanya dimana. Ah, semoga keadaan keluarganya baik-baik saja.

“Lama dia mudiknya, Bang Mul?”

“Bilangnya sih, cuma sehari dua hari. Makanya, buat besok, siapin kasetmu sendiri ya. Alex belum bikin log musik buat besok.”

Kemala mengangguk. Lalu meninggalkan Bang Mul yang asyik merokok sambil melamun mendengarkan siaran musik bosas bang Aryo yang sedang on air. Suara merdu Rien Djamain mengudara sayup-sayup.

***

Kemala membuka Tabletnya yang sejak tadi terabaikan. Tiba-tiba saja ingin mencari sosok orang-orang yang biasa berkelebatan di benaknya di masa lalu. Bang Mul, Mbak Asti, Jessie, Bang Gandhi, Bang Aryo, Bang Alex…

Mengingat Bang Alex membuat Kemala teringat juga pada pesan bbm tadi…

Aih, apa yang harus dilakukan?

I will remember you
Will you remember me?
Don’t let your life pass you by
Weep not for the memories

I Will Remember You – Sarah Maclachlan

NEXT : Kemala #5

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s