Lagi ‘g.a.l.a.u’….

“Kalo lagi galau, jangan dibawa ke on air dong….jaga emosi…”bisik produser saya. Mungkin dia melihat wajah saya kurang bersahabat sore itu. Sebenarnya masalahnya bukan galau atau gak galau…

 

tapi yang susah saya lawan adalah : Ngantuk! Hooh…..~~kalo udah ngantuk, waduhhh…suka nggak kuaattt….:(

Aktivitas yang padat kadang membuat saya tak sempat beristirahat, sementara saya sangat suka siaran di radio. Bersiaran di radio seakan menjadi ruang pelepasan saya terhadap segala macam hal yang saya temui sehari-hari.

Mendengarkan musik, menyapa orang-orang yang tidak kita kenal wajahnya, semua itu menjadi bagian dari misteri siaran. Seharusnya saya bisa menghilangkan mood jelek atau apapun namanya itu pada saat akan siaran…

Penyakit utama para penyiar radio ya itu tadi, dikasih nama : M.O.O.D (dibaca MUD yang artinya suasana hati). Yaaaa, bagus aja kalo ternyata setiap kali siaran, mood-nya bagus, dan nggak ‘il-fil’ pada saat masuk ruang siaran. Cuman menjaganya itu yang susah.

Pendengar nggak usah tahu perasaan kita sedang bagaimana, karena kitalah yang menjadi pelayan mereka di udara, dan mereka adalah konsumen kita. Jadi yaaa, berikan yang terbaik untuk mencapai hasil yang terbaik:)

Ada saat-saat dimana saya sama sekali tidak bisa memberikan smiling voice saya sama sekali, karena tertutup oleh rasa duka saya yang mendalam atas kehilangan sahabat, atau kualitas siaran yang turun naik karena emosi yang sedang tidak stabil. Dan memang ada kalanya semua itu bisa di lawan dan membuat siaran kita menjadi jauh lebih baik pada saat penyampaian materi hingga closing, tapi kan penyiar juga MANUSIA, kakakkkkk…….::D

Karena nggak ada coklat yang bisa dimakan untuk menaikkan kadar endhorpin tubuh biar bisa semangat, ya udah, saya mikirin hal-hal yang menyenangkan hati saya aja dehhh….hehe…

1. ngebayangin liburan impian;

2. ngebayanyin berduaan bareng idola *huhuuyyy

3. ngebayangin kasur *loh? (buat tidur maksudnyaaa…)

4. ngebayangin tiba-tiba si bos dateng ke ruang siaran dan ngasih amplop coklat isi duit bonus tahunan di kali 100 kali 😀

5. atau apapun yang nempel di kepala dan tetep bikin seneng.

Saya berlari ke toilet, berharap tak ada siapapun disana, dan memasang wajah ‘bodoh’ di depan cermin.

Naaaa….gitu dong….Ayoh, semangat!!” saya menyemangati diri saya sendiri di depan cermin di toilet wanita, berkata pada diri sendiri yang sudah tersenyum selebar yang saya bisa pada diri saya sendiri. Hah, anehhh…….hahaha….

Sudah siap?” todong produser saya  sambil menyodorkan naskah siaran yang harus saya baca setiap saya belum siaran, ketika saya sudah kembali dari toilet.

Saya menganggukkan kepala, kembali tebar senyum, dan siap membuncahkan semangat dalam dada saya:)

 

 

-W-

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s