Interview w/ Rumah Solusi

Interview w/ Rumah Solusi

“Pemberian Kaki & Tangan Palsu bagi Para Tuna Daksa di Bandung dsk”

Meeting Date : Rabu sore, 14 September 2011

Biasanya yang jadi teman ngobrol saya adalah orang-orang dari dunia musik. Tak lepas dari penyanyi, musisi atau penyanyi yang juga musisi^^….Agak kangen juga sama mereka, siy…tapi ‘jatah’ interview on air saya kali ini sudah bukan lagi penyanyi atau musisi, melainkan dari ranah yang berbeda—namun dengan tujuan yang sama : berpromosi. Tadinya mau nulis tentang hasil obrolan saya dengan Muhammad Assad beberapa waktu lalu, itu tuuuh, yang nulis buku ‘Notes From Qatar’, tapi malah tertunda-tunda terus.

Sore ini—–sekarang saya kebagian acara sore soalnya——siaran dalam OB Van di tengah mal yang suasananya menyenangkan, dengan pemandangan orang banyak foto-foto gaya narsis plus ada juga yang asyik pacaran—-dan yang jadi teman ngobrol saya adalah dua orang lelaki muda yang kemudian saya panggil Ical dan Widi. Keduanya dari Rumah Solusi . Kenapa saya tertarik untuk mengangkat sesi obrolan sore ini menjadi sebuah tulisan? Alasannya, karena yang mereka berdua bawa sore itu sungguh menggugah saya….

Orang-orang berhati sosial memang banyak. Tapi orang-orang yang juga tak pernah bosan untuk memberi dan berbagi, bisa dihitung. Beberapa diantaranya adalah para sahabat volunteer  di Rumah Sosial ini. Dengan senang hati mereka nongkrong bareng di Warung Kopi Volunteer —tempat mereka bertukar ide, hingga tercetuslah ide ini : memberi kaki palsu dan tangan palsu bagi para Tuna Daksa yang membutuhkan di kawasan Bandung.

Setelah melalui proses survei yang mendalam terhadap para Tuna Daksa yang membutuhkan, akhirnya para relawan Rumah Solusi mendapatkan jumlah 53 orang penerima bantuan ini dengan latar belakang sosial yang beragam. Menarik, karena karena kemudian dari obrolan lanjutan secara off air, terungkap bahwa di antara para relawan dulunya adalah penerima bantuan.

Ngobrol sore tidak harus selalu ngalor ngidul nggak jelas, karena justru dari sekedar ngobrol itulah bisa tercetus ide ini dari para relawan di Rumah Solusi. Pastinya program ini tidak hanya berhenti sampai disini, karena rumah Solusi juga memiliki program lainnya yang tak mesti terhenti karena kurangnya sokongan. Dengan latar belakang profesi yang beragam dari para relawan (Ical dan Widi adalah dokter dan advokat), perbedaan itu mempunyai satu kesamaan yang kuat : ingin melakukan sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi orang lain.

Untuk mencari dana tambahan bagi kegiatan sosial mereka yang juga didukung oleh salah satu institusi adalah dengan membuka Warung Kopi Volunteer dan Charity Shop. Konsep Charity Shop yang dikisahkan Ical dan Widi ini menarik, karena dengan barang bekas rupanya kita bisa ikut serta menjadi bagian dari Rumah Solusi. Barang bekas itu bisa macam-macam ya, mulai dari pakaian yang sangat layak pakai sampai berbagai asesoris menarik. Setelah melalui proses ini itu, jadilah barang bekas tadi sesuatu yang menarik bahkan layak untuk dibeli setelah dipajang dengan display yang menarik. Sementara di Warung Kopi Volunteer— dengan secangkir kopi dan camilan ringan juga peracik kopi yang doyan ngobrol bernama Mas Ali (boleh koreksi) — suasana warung kopi yang hangat dan akrab ala warkop di Aceh dan Medan sana jadi pindah ke Bandung rasanya….hehehe….Dijamin betah, deh!

Intinya, berbuat baik itu ada banyak caranya. Dan Rumah Solusi membukakan jalan itu buat kita. Mau gabung? Coba klik Rumah Solusi untuk informasi lebih lanjut, dan lihat betapa banyak yang bisa kita lakukan untuk membantu orang banyak, khususnya yang ada di dekat kita.

 

Big smile to all of you:)

 

 

 

– W –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s