Hard To Say I Love You

  • Serial         : Hard to Say I Love You
  • Romaji     : Sunao ni Narenakute
  • Director  : Michio Mitsuno, Mizuki Nishizaka
  • Writer       : Eriko Kitagawa
  • Network  : Fuji TV
  • Episodes : 11
  • Genre        : Drama
  • Release Date: April 15 – June 24, 2010
  • Language : Japanese
  • Country : Japan

 

Lagu pembuka serial ini membuat saya semangat menonton^^….baru pada bagian credit title saya ngeh kalo lagunya The Tingtings yang ‘Hands‘-lah yang dijadikan ost serial ini, dalam versi full music maupun akustik, sama-sama ciamik!

 

Yang menarik, bukan cuma ost-nya yang menyegarkan, tapi juga ceritanya, yang berputar di sekitar 5 orang yang tadinya tidak saling kenal tapi kemudian jadi sahabat dekat setelah saling menimpali di dunia Twitter, dengan username yang unik, dan janji saling bertemu di satu kafe di Shibuya, Tokyo.

 

Pertemuan awal ini ternyata menjadi cerita baru dalam kehidupan mereka masing-masing. Inilah kelima orang itu :

 

 

 

Username-nya “Nakaji” (Eita) — nama lengkapnya Keisuke Nakaji, obsesinya menjadi Fotografer yang hebat seperti ayahnya—dengan karya-karya yang hebat pula sebagai Fotografer Perang— tapi sempat terpaksa mengalah pada kenyataan hidup dengan menjadi Fotografer Majalah Pria Dewasa. Menjadi Nakaji di Twitterland memberinya identitas yang diinginkannya sebagai seorang Fotografer. Melihat orang ini agak riweuh juga sebenarnya. Kemana-mana bawa 2 tas, yang satu tas kamera yang segede gaban dan shariban, yang satunya daypack biasa (tas ransel), kemeja flanel yang cuma ditalikan di pinggang, dan kupluk yang lucu-lucu. Stylish sih, tapi remponggg booowww…hehe^^

 

 

Username-nya “Haru” (Juri Ueno) — nama lengkapnya adalah Tukiko Mizuno, bekerja sebagai guru honorer di sebuah sekolah swasta, yang tentu saja statusnya berbeda dengan guru tetap tapi punya semangat mengajar yang tinggi^^ meskipun sebenarnya ia tidak begitu yakindengan statusnya sebagai guru tidak tetap. Hidupnya agak kompleks dengan ibu yang ternyata punya hubungan spesial dengan ayahnya Nakaji, dan adik laki-laki yang kecanduan narkoba. Oya, paling gemes liat rambutnya neng Haru ini nih! Susah diapa-apain! liat aja poninya…;p

 

 

“Peach” adalah username Hikaru Nishimura di dunia Twitter (Megumi Seki). Emosinya yang labil dan selalu merasa kesepian membuat Peach mudah putus asa, dia juga yang urusannya cukup merepotkan sahabat-sahabatnya yang lain karena sempat mencoba bunuh diri….(kurang apa coba dia teh…udah mah cantik, mudah bergaul, tapi masiiihhhh aja merasa kurang! hhh….)

 

 

Username “Doctor” rupanya cukup meyakinkan para anggota ‘geng’ (Yeong Woong Jae Jung) bahwa pemuda bernama Sonsu Park yang juga perantau dari Korea Selatan ini adalah seseorang berprofesi dokter. Memang sih, pekerjaannya berkaitan dari dunia medis, tapi bukan sebagai dokter melainkan salesman alat medis!! konflik si “Doctor” ini berputar di sekitar bisnisnya yang kisruh dna bikin sakit kepala, adiknya yang butuh biaya untuk sekolah, dan perasaan cintanya yang tidak berbalas terhadap “Haru”…kesiannn…ckckckck…(padahal doi nglamar aja jadi model apaaa gitu….kayaknya ada harapan tuh!)

 

 

Usernamenya ditulis “Linda“—tapi sesuai dengan pengucapan lidah Jepang yang susah ngomong ‘L’ (setau saya sih, gitu) jadilah si ganteng ini dipanggil “Rinda” (Tetsuji Tamayama) padahal nama aslinya adalah Kaoru Ichihara. Karirnya lumayan, dan latar belakangnya juga —-sebagai anak dokter kaya raya yang juga direktur rumah sakit swasta — yang paling meyakinkan dibanding yang lain. Pilihan karirnya sebagai pekerja di perusahaan penerbitan majalah membuatnya terlihat modis dalam berpakaian sampai kemudian di’taksir’ bosnya yang perempuan dan terpaksa mengikuti keinginan si bos demi kelanggengan karirnya. Segalanya tambah rumit ketika “Rinda” menyadari bahwa ia menyimpan perasaan cinta pada “Nakaji”…..ouch! (kumis memang bisa menipu ya, Cyinnn…hehehe)…and trust me, you can never guess what the story of this man in the end~~

 

 

Setiap perpindahan adegan dipercantik dengan disain gambar yang modern dan cantik. Apalagi ada beberapa lokasi yang memang artistik yang dijadikan latar beberapa adegan.  Belum lagi perasaan seperti berada di Tokyo hehe…. Dan pastinya serial lawas ini jadi pilihan saya sebagai penawar rasa bosan terhadap serbuan serial Korea belakangan hari. Segala sesuatu yang serba berlebih dan terlalu banyak memang bisa bikin eneg….Tapi beneran deh, saya nggak eneg dengerin lagunya The TingtingsHands yang selalu tampil di saat yang tepat….:)

 

 

I don’t wanna go out
I wanna stay in

Two hands
I wanna play the piano with two hands
Should’ve learned
Two hands come in handy, it’s the way of the world

Boy you’re not being good to me
You gave me a piano with all 88 keys

But two hands
What’s a girl to do with two hands?
To make the money like the richest of man
What’s a guy to do with two hands?

…………..

 

 

 

 

 

-Timorensis-

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s