Interview w/ Di-Da

Di-Da

Promo Album ‘DuoGraphy’

Single ‘Takkan Berakhir’

Meeting Date : 16 Juni 2011

Di da da da di da da da…senandungkan seperti kita menyenandungkan la la la li li li…dan kau akan temukan Di-Da dalam setiap nadanya…

2 pemuda bersahabat sejak masa SMU, berkarya dalam satu lingkaran, lingkaran yang mereka suka untuk terjebak didalamnya. Lingkaran nada bersenandung di da da da…da di di di da…:)

Di-Da adalah Iddo dan Rendy. Membawa album ‘Duography‘ dengan berbekal singel pertama ‘Takkan Berakhir‘ yang kental dengan nuansa musik pop Amerika. Lengkap dengan tambahan Dobro (sejenis gitar) dan Mandolin untuk mempermanis lagu mereka. Dibumbui blues dan country, Di-Da menjadi berbeda dan istimewa di tengah pergulatan musik (pop) Indonesia.

Blues? sebentar…nggak salah,nih..ada bluesnya juga?

(Iddo dan Rendy tertawa) Yaa…tapi nggak terlalu bannyak juga, sih…kesian, tar malah bingung dengernya…Bluesnya tetep dipadu sama pop biar  ga pusing dengernya…hehe

(Padahal dengan senang hati saya akan mendengarkan mereka kalau saja Di-Da mau pure blues sekalipun, haha!)

Mau nggak, nih bawain lagu blues sekarang…?

Boleh…tapi yang sering dinyanyikan sih, yang ini…

(Rendy mendentingkan gitarnya. Sedetik kemudian mulai terdengar suara Rendy menyanyikan salah satu lagunya John Mayer. Hm. Ok. Another younger icon of blues and folk. Not bad. Hee? Not baddd??? Bagus kalii!! Hahahha….Nggak bersyukur amat saya, yaaa, disuguhi sajian macam begini…jarang-jaranggg….)

Ada banyak nama di album perdana mereka ini, mulai dari Dondy Sudjono, Oni Sa’Unine sampai Irv Nat pada Vocal Director. Suara Viona mempermanis beberapa lagu mereka dengan suara latarnya. Apalagi mendengar lagu-lagu di album ini seakan seperti sedang membaca buku harian seorang lelaki, lengkap dengan cerita hati yang lara ala Di-Da. Lara tapi tidak cengeng dan bukan cemen! Haeuu….:)

Dari Surabaya tho? 

(Iddo dan Rendy mengiyakan)

Saya ingetnya kalo Surabaya itu gudangnya band rock dan heavy metal….heuheue….

(Spontan mereka tertawa) Waahhh…udah bedaaa…kalo sekarang udah macem-macem band di Surabaya tuh…

Well, setidaknya sudah tercatat dalam sejarah musik Indonesia tho, kalau anak muda Surabaya itu sama kreatifnya seperti anak-anak Bandung, Jakarta, Yogya, dan kota lainnya di Nusantara tercinta ini. Dan Di-Da adalah salah satunya:)

Ngomong-ngomong, bukannya DIDA itu namanya Kiper Brasil, mas?

Hiyaa…makanya kita pake garis tengah di antara Di dan Da…gapapa laa, bonus ya kalo disangka kita anak buahnya Dida atau ada apa-apanya sama Dida, hahaha…

Suka (maen) bola juga kah?

Suka…tapi di P(lay) S(tation)! 

Bah, gokil juga mereka…:) Nggak nyesel ketemu, hehe…apalagi dimanjain sama lagu yang agak bluesyLove it, dah!

 

 

Photos by Dery. S

-Timorensis-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s