Interview w/ Titi DJ

Titi DJ

 Promo Album ‘Titi To Diana’

 Genre                  : Pop

 Meeting Date : 11 April 2011

Tracklist :

Jangan biarkan

Benci tapi rindu

Aku tak tahan lagi

Malam yang dingin

Sengaja aku datang

Dasar lelaki feat Dara Jana

Hapuslah sudah

Jangan biarkan (karaoke version)

Benci tapi rindu (karaoke version)

Aku tak tahan lagi (karaoke version)

Dasar lelaki (karaoke version)

Malam yang dingin (karaoke version)

 

2010? wew…lama banget ya? Bener-bener buka buku lama hehe….Baru sempat mengisi catatan tentang kedatangan Diva yang ini sekarang. Hmmm…harus bongkar ingatan, ini mah….secara ingatan saya payah beneerrr (salah satu alasan saya membuat blog ini sebenarnya memang itu : menyimpan ingatan karena saya PELUPA..hee? masa lupa pernah ketemu artis?)

 

Yang saya ingat tentang saat itu salah satunya adalah betapa cantiknya seorang Titi DJ tanpa riasan. She know who she is, that’s why she doesnt need any of it. Rite? Kayaknya sih, gitu, hehe. Malah lebih cantik. Simplicity is the essence of a beauty 🙂

Riuh suara gadis-gadis saling sahut-menyahut ceria terdengar dari lagu ‘Dasar Lelaki’ yang tengah mengudara. Membuka percakapan kami.

Pereinya lama juga, ya?

Bikin album ini sih, sebetulnya nggak terlalu lama, cuma 2-3 bulan aja, tapi rilisnya yang tertunda-tunda…kesalip sama albumnya Anang, hehe…..Soalnya satu label (saat itu memang lagi rame banget berita tentang hubungan Anang-KD yang sedang menjalani proses perceraian). Tapi akhirnya bisa kelar juga. Alhamdulillah.

Cerita, dong, tentang album ini…

Ya, album Titi To Diana ini merupakan album tribute untuk Diana Nasution. Jadi saya memang suka sama lagu-lagunya Kak Diana, makanya kemudian dibikinlah album ini dengan aransemen yang lebih segar. Isinya 7 lagu yang pernah dipopulerkan Diana Nasution, termasuk versi karaokenya, tentunya buat yang suka lagu ini bisa sekalian nyanyiin dengan bantuan versi ini begitu…Di album ini ada nama Ovy pastinya, yang bantuin 3 lagu, Andi Rianto, terus juga Cindy Bernadette.

Tentang Dara Jana yang jadi ‘pemanis’ di album ini? Suaranya bagus-bagus ya….

Dara Jana itu memang proyek sampingan sebenarnya. Mereka ini diambil dari peserta Indonesian Idol yang non-finalis. Waktu saya jadi juri, memang banyak sekali potensi-potensi bagus dari para peserta, meskipun pada kenyataannya banyak yang bagus itu yang tidak lolos. Makanya, saya buka lagi database, sampai akhirnya terbentuklah Dara Jana sebelum proyek Titi To Diana ini. Sekalian, mereka juga diajak untuk introduce isi lagu ini lewat lagu ‘Dasar Lelaki’ dan ‘Malam Yang Dingin‘.

Dara – Jana…..diambil dari DJ?

hehehehe….yaaa…..gitu dehhh….

Memori lama kembali ke sekian tahun ke belakang ketika saya masih bersiaran di sebuah radio swasta yang hanya memutarkan lagu-lagu Indonesia, termasuk lagu Indonesia jaman baheula era Diana Nasution. Memutar lagu-lagu itu dengan media kaset, bahkan Gramafon untuk lagu dengan tahun yang lebih jadul, dan sedikit mengupas sejarah penyanyi dan lagunya, membuat saya dengan senang hati menyenandungkan lagu ini. Malam Yang Dingin.

Di malam (di malam)

Di malam yang dingin dan sesunyi ini

Teringat aku akan dirimu sayang

Hanya engkaulah kasihku seorang

Tentang  album ini dan Diana Nasution?

Kak Diana itu orang yang luar biasa. Jadi meskipun (saat itu) Kak Diana sedang sakit Kanker Payudara stadium 4, setiap kami ketemu Kak Diana nggak pernah memperlihatkan kalau dia tuh lagi sakit, selalu segar, ceria bahkan menularkan semangat ke orang-orang yang ada di sekelilingnya. Jadi bukan cuma suaranya yg dikagumi tapi kepribadiannya juga luar biasa, saya belajar banyak dari Kak Diana. Jangan cengeng menghadapi hidup. Dia memang punya fighting spirit yang tinggi sekali dan itu sangat membantu recoverynya lebih cepat.

Ide untuk membuat recycle lagu-lagu ini dari mana?

Ide itu timbul…jadi begini ceritanya : waktu saya ada show sama Uthe (Ruth Sahanaya) dan KD (Kris Dayanti) di Sulawesi Tenggara, kami harus melakukan perjalann bermobil dari Kendari ke Kolaka. 5 jam perjalanan dengan mobil. Sepanjang perjalanan, ternyata supirnya selalu masang lagu-lagu jadul dengan kaset. Dan berkumandanglah lagunya Diana Nasution. Ketika dengar lagu itu rasanya waktu langsung berhenti. Saya bilang ke Uthe, ‘duhhh, ini lagu ngingetin waktu dulu masih kecil,’ Uthe juga setuju, sementara KD yang memang beda usia sekitar 9 tahun sama saya dan Uthe, mungkin masih belum terlalu ngeh dengan lagu ini. Abis gitu, langsung deh, saya telfon Ovy, dan Ovy bilang,’ya udah, kita bikin aja albumnya’. Naaa, sepulang dari sana baru deh, diseriusin. Idenya timbul disitu.

Pak supir berjasa dong, ya…

Hahaha…iyalaa….Namanya Pak Samsul…, termasuk saksi juga di mobil itu…hahaha

#NP Sengaja Aku Datang (disco rock)

Yang ini benar-benar jadi versi yang mengagetkan. Titi bilang lagunya dibuat menjadi disco rock, meski sebelumnya diolah menjadi rock n roll. Setelah pihak label menyatakan bahwa lagu ini malah kedengan jadul dengan versi rock n roll, jadilah yang versi disco rock itu yang ‘naik’. Benar-benar berbeda. Titi sendiri memang sepertinya suka merasakan banyak hal berbeda dalam hidupnya. Salah satunya adalah profesi yang berbeda. Yang paling gress, menjadi juri di Indonesian Idol yang justru malah kini ditinggalkannya.

Kok nggak jadi juri idol lagi?

Ga cocok harga hahahaha

Terakhir, gimana ceritanya bisa kecantol sama Ovy?

Waktu ketemu pertama kali langsung lihat dia senyum giginya rapi…..jadi langsung ngaburudul cinta, deh, hahaha…

Kami sempat berbahasa sunda sedikit, makanya ada kata ngaburudul sampai mereketengteng yang membuat kami terkikik terus. Benar-benar nggak nyangka kalau perbendaharaan bahasa sundanya lumayan adaan….:D

Dan berakhir sudah pertemuan singkat kami siang itu, ketika Titi saya minta untuk menyanyikan sedikit lagunya. Tadinya saya sempat mengira kalau Ovy akan mengiringinya dengan gitar. Tapi saya lihat Ovy tidak menenteng alat musik apapun. Jadilah Titi menyanyikan ‘Jangan Biarkan’ dengan mengikuti lagu yang saya jadikan backsound perbincangan kami.

Dan pertemuan itupun berakhir sudah. Ovy menyambut Titi di luar studio. Melihat mereka membuat iri rasanya. Begitu dekat, begitu mesra. Semoga begitu selalu, selamanya.

Photos by Dery. S

-Timorensis-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s