Shake it, Babe!

Ndut–kucing saya–tertidur melingkar di pangkuan saya. Sementara saya asyik browsing dan sesekali mengetik di komputer. Berbagai pikiran berkecamuk di benak saya, tentang ini, tentang itu, tentang si ini dan tentang si itu. Berbagai hal duniawi yang sebenarnya bisa dengan mudah dipecahkan permasalahannya dengan satu jawaban : berdoa.

 

Well, berdoa sudah, memohon sudah, meminta jawaban dari Yang Maha Kuasa juga sudah pasti itu mah. saya butuh penyemangat yang lain. Menyusuri playlist lagu yang biasa saya dengar malah membuat saya bosan sendiri. Itu-itu lagi. Entah kenapa saya malah membuka folder blues yang lama tak tersentuh dan menikmati salah satu lagu di album About The Queens of Blues, lalu mendengarkan Ruth Brown menyanyikan ‘Mama, He Treats Your Daughter Means’ berkali-kali dengan ditemani segelas besar minuman teh tanpa gula favorit saya.

 

Mama, he treats your daughter mean
Mama, he treats your daughter mean
Mama, he treats your daughter mean
He’s the meanest man I’ve ever seen

Mama, he treats me badly
Makes me love him madly
Mama, he takes my money
Makes me call him honey

Mama, he can’t be trusted
Makes me so disgusted
All of my friends say
They don’t understand
What’s the matter with this man

Listen To : Ruth Brown- Mama, He Treats Your Daughter Mean

Bukan liriknya yang menggoda (meskipun catchy), tapi teriak2nya itu lho, nye-til banget!! 😀 (huehehe…bahasa apaan tuh ya, nye-til? forgive my language *^ ). Blues itu kalau nggak mendayu-dayu dengan irisan gitar yang menyayat, ya yang begini ini modelnya, buas mencakar meraung-raung! (weleh2….tambah lebay ya?). Alhasil, saya sedikit melupakan sejenak beban hidup, dan bersenandung kecil mengikuti irama ini. And it works! Mantera saya seperti biasa : Jika kau sedang susah hati, nyanyikanlah lagu bernada riang, supaya susahmu sedikit hilang…tring!!!! Shake it, Babe!!!!

 

#Tentang Ruth Brown

(30 January 1928–17 November 2006)

Black singer always remind us to some great singers. Named it, Ella Fitzgerald, Natalie Cole,sampai Whitney Houston dan Beyonce. Tapi Ruth Brown bukan sekedar penyanyi wanita berkulit hitam bersuara luar biasa sebagaimana halnya black singer lainnya. She’s extraordinary. Dialah penyanyi wanita pertama beraliran blues yang populer di  berbagai era, mulai dari tahun ’40-an. Hitsnya lumayan banyak, tapi yang paling nempel dan beberapa kali dibuat cover versionnya adalah lagu ini, Mama, He Treats Your Daughter Mean dari tahun ’50-an. Ruth Brown (nama dan gayanya juga bikin saya ingat pada penyanyi gospel lainnya — James Brown) , juga mengalami proses yang lumayan dramatis dalam hidupnya. Pernah menjadi bintang panggung, dan juga pernah menjadi supir bis sekolah serta mengepel lantai demi menghidupi anak laki-lakinya di tahun ’60-an. Bekal pengalaman hidup yang pedih membuat Ruth Brown juga kerap tampil menyayat saat membawakan lagu blues mellow-nya.

She’s back in the ’80’s, a beautiful comeback, karena di dekade ini Ruth Brown menghasilkan Tony Award (penghargaan di bidang teater) sekaligus juga Grammy Award. Ia tampil di Broadway dan juga berkarya dengan hitsnya. Di tahun ’90-an, Ruth Brown juga sempat berperan di film ‘Hairspray’. Salah satu ‘warisan’-nya di dunia blues adalah The Rhythm and Blues Foundation yang didirikan oleh dan atas nama Ruth Brown untuk mendorong pengakuan yang lebih luas dan memberikan dukungan (keuangan) kepada musisi rhythm and blues.

 

 

-W-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s