Interview w/ Ruth Sahanaya

Hari itu adalah hari Selasa, 5 Oktober 2010. Siang yang panas membuat saya berkali-kali menyeka keringat, padahal sudah jelas-jelas saya berada di dalam sebuah minibus yang disebut OB Van yang lengkap dengan tiupan pendingin ruangan. Namun AC saja tidak cukup. ….lanjutannya klik disini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s